Kita ini Seonggok Taek
Tak ada keharusan dalam berharap pada manusia. Manusia berubah, berubah-ubah. Itu kata Iwan Fals. Terkadang manusia datang sekedar menuntaskan hajat, setelahnya seperti para pengguna toilet umum, pergi tak kembali. Kembali pun hanya untuk melepas hajat yang sama. Lalu lenyap lagi. Terkadang manusia memandang kita seperti rumah singgah. Haruslah kita legowo akannya. Haruslah kita siap ditinggal manusia-manusia yang cuma ngaso di kediaman kita. Tak perlu ada yang disesali. Kecewa itu wajar, sedih itu lumrah. Ada masanya dimana sepi tak bisa dienyahkan. Ada kalanya yang diimpikan tak berwujud keindahan. Maka bersahabatlah dengan rasa sepi. Kelak kita akan sadar bahwa kita adalah sepi itu sendiri. Nikmatilah belaian angin yang menjadi dingin itu. Ceritakanlah rasa kecewa kita padanya. Renungilah apa-apa yang telah manusia-manusia itu perbuat dan apa yang kita timpal. Tertawalah sepuasnya, menangislah sekuatnya, dan misuhlah hingga kau jenuh. Kita ini hanya seonggok taek, apa y...