Pada Akhirnya "Siapa kita?"

Pada akhirnya siapa kita? Lahir tanpa membawa apapun, mati pun sama. Bermula dari tiada, berakhir pun dengan tiada. Kita bukan lah siapa-siapa. Pada akhirnya, semua ini hanya kan menjadi sebuah cerita. Cerita yang telah tertulis di sebuah buku tebal, menggariskan nasib dan alur hidup setiap manusia. Semua ini hanya tipu muslihat, ruang kosong tanpa arti. Fatamorgana. Dimata terlihat, namun nyatanya tiada guna.

Semua akan berakhir sama. Apapun jalan yang dilalui, pada ujungnya sama. Ketiadaan juga. Kita terlahir seorang diri, dari satu inti sari. Saat matipun kita akan kembali sendiri. Saat lahir kita tak mengenakan apapun. Sandang, papan, kendaraan, perhiasan, jabatan, semua sirna tak ada arti.

Serang, 18 Juli 2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Fajar, Embun dan Senja

Audiensi: Ada Apa dengan Akreditasi Akuntansi?

Pandemi, Organisasi Mahasiswa, dan "Jadwal Molor" Pemira Unsera