Balada Semester Akhir

"Habis lulus, kau mau kemana?" Tanya seorang sahabat tadi sore.

Pertanyaan yang akan sering didapat selain, kapan wisuda dan kapan nikah.

Pertanyaan sekarang-sudah-semester-berapa atau sekarang-sudah-tahun-keberapa adalah tanda bahwa dirinya harusnya makin dewasa setiap harinya. Walau yang ia lakukan sekarang adalah terus mencobanya.

Terlihat kalimat-kalimat pengharapan dalam kepala orang-orang yang menanyakan hal itu. Pengharapan akan banyak hal, tentang seorang yang berusaha mengerti ia kuliah jurusan ini akan jadi apa.

Lalu, aku melihat diriku 1-2 tahun yang akan datang, dan akan berada dimana ia duduk. Di ruangan berpendingin udara, atau ruangan dengan ventilasi besar dan banyak bangku, atau ruangan dengan isi karya-karya milik sendiri.

Karena hidup adalah perihal memilih, maka ini adalah yang tersulit.

Semoga Tuhan mudahkan ya, mulut ini untuk mengucap syukur atas apapun nanti jadinya diri ini kedepannya. Yang jelas, pasti lebih baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Fajar, Embun dan Senja

Audiensi: Ada Apa dengan Akreditasi Akuntansi?

Pandemi, Organisasi Mahasiswa, dan "Jadwal Molor" Pemira Unsera